3 Warga AS Tewas dalam Pembunuhan Massal di Michoacan, Meksiko

2 April 2022, 14:29

Jakarta, IDN Times – Puluhan korban pembunuhan massal dalam acara sabung ayam ilegal di Michoacan, Meksiko pada Kamis (31/3/2022) berhasil diidentifikasi. Tiga korban tersebut merupakan warga negara Amerika Serikat (AS) yang sedang berlibur ke Meksiko. 

Pada Minggu (27/3/2022) malam, penembakan massal terjadi di arena sabung ayam yang terletak di dalam sebuah peternakan di wilayah Zinapecuaro. Insiden kekerasan ini mengakibatkan setidaknya 20 orang tewas dan enam lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa kali ini menambah panjang rentetan kasus kekerasan dan pembunuhan di negara bagian Michoacan sejak awal tahun ini. Mayoritas kasus pembunuhan yang terjadi di negara bagian penghasil Avokad itu disebabkan peperangan antarorganisasi kriminal penyelundup narkoba. 

1. Salah satu korban adalah perempuan dengan empat anak

Kantor Kejaksaan Michoacan menyebut tiga warga AS yang jadi korban diidentifikasi bernama Melissa S, Salvador A, dan Jose Abiel A. Sedangkan, salah satu dari ketiga korban diduga merupakan pemilik arena sabung ayam ilegal yang terletak di peternakan El Paraiso. 

Salah satu korban meninggal bernama Melissa Silva (36) yang merupakan warga Chicago dengan empat orang anak. Perempuan itu datang ke arena bersama saudara kandungnya Arleth (16) dan ibunya saat tengah berlibur ke kampung halamannya di Michoacan.

Menurut keterangan dari saudaranya, Yalitza Silva menyebut Arleth mengalami luka di bagian tulang belakang akibat terkena timah panas. Bahkan, perempuan 16 tahun itu diharuskan untuk mendapatkan delapan jahitan di bagian tulang belakang. 

“Saya tidak membayangkan bahwa peristiwa ini akan menimpa salah satu saudara saya. Saya tidak bisa percaya bahwa Melissa menjadi korban tewas, padahal ia adalah seorang perempuan yang sangat kuat,” ujar Yalitza, dilansir Daily Mail

Baca Juga: Penembakan Massal Terjadi dalam Acara Sabung Ayam di Meksiko

2. Pelaku penembakan memblokir jalan keluar area peternakan

Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editor’s picks

Kantor Kejaksaan Michoacan sudah mendapatkan bantuan dari Kedutaan Besar AS di Meksiko untuk memverifikasi identitas para korban. Selain itu, pihaknya juga bekerja sama dengan Kedutaan Besar Guatemala untuk memverifikasi terduga pelaku serangan ini yang hanya dikenal dengan nama El Chapo de Guatemala. 

Pelaku penembakan massal disebut menggunakan sejumlah pakaian kamuflase dan datang ke area peternakan dengan truk pengangkut makanan dan memblokade seluruh pintu keluar dengan sebuah bus curian. Sampai Rabu, diketahui masih belum ada terduga pelaku penyerangan yang ditangkap.

Kepolisian yang datang ke lokasi kejadian menemukan lebih dari 100 bekas peluru di tembok bangunan yang berasal dari senapan AK-47. Selain itu, pelaku diduga menggunakan senapan AR-15 dan pistol berkaliber 0.40. Pada kendaraan yang terparkir juga terlihat adanya stiker dengan logo kartel narkoba, dikutip dari Border Report

3. Imbas pertempuran antara geng Los Correa, La Familia Michoacana dengan CJNG

Perisitiwa penembakan massal di arena sabung ayam ini dilatarbelakangi atas upaya pembunuhan terhadap salah satu pemimpin kartel narkoba regional. Otoritas setempat menduga anggota geng Los Correa menyerang peternakan El Paraiso untuk membunuh pemimpin kartel CJNG di Michoacan, William Rivera alias El Barbas. 

Serangan kepada Rivera ini dilakukan atas perintah dari pemimpin geng Los Correa, Daniel Correa, dan bekerja sama dengan geng kriminal Los Viagras yang punya afiliasi dengan La Familia Michoacana.

Pasalnya, Rivera dikenal sebagai mantan anggota La Familia Michoacana yang berkhianat dan justru bergabung dengan CJNG. 

Dilaporkan Infobae, pada Januari lalu, geng Los Correa telah bekerja sama dengan La Familia Michoacana untuk memberikan teror pada area pemukiman di wilayah Hidalgo dan Zinapecuaro. Sementara, geng itu dikenal melakukan bisnis illegal logging dan kini merambah ke produksi narkoba sintetis dan pertanian marijuana. 

Pada Mei 2021, anggota geng CJNG berhasil menyergap truk milik geng Los Correa yang mengakibatkan tewasnya tujuh anggota geng kriminal. Pada November 2020, pertempuran CJNG dan Los Correa terjadi di Tangamandapio yang mengakibatkan tewasnya 11 anggota Los Correa. 

Baca Juga: Kartel Narkoba Serang Konjen AS di Nuevo Laredo, Meksiko

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis.
Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.


https://www.idntimes.com/news/world/brahm-1/3-warga-as-tewas-dalam-pembunuhan-massal-di-michoacan-meksiko-c1c2

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi