4 Anggota Mundur, Pembentukan Fraksi NATO Terancam Kandas

1 April 2022, 21:08

Abadikini.com, JAKARTA – Fraksi Nasional Totanbuan (NATO) yang akan dibentuk di DPRD Bolaang Mongondow (Bolmong) Timur terancam kandas ditengah jalan.

Pasalnya, 4 dari 7 anggota DPRD Bolmong Timur yang sebelumnya menyatakan membentuk fraksi Nasional Totabuan (NATO), menyatakan mundur dari keanggotaan fraksi tersebut.

Mereka adalah Dahlan Saniman dari Partai Bulan Bintang (PBB), Sunarto Kadengkang dari Partai Perindo, Reevy Lengkong Partai Gerindra, dan Sutanti Ginoga dari Partai Keadilan Sejahtera

Pernyataan keluar dari Fraksi NATO, disampaikan anggota DPRD dari Partai Bulan Bintang (PBB), Dahlan Saniman saat melakukan interupsi pada rapat paripurna LKPJ Bupati tahun 2021 yang digelar di gedung DPRD Bolmong Timur, Selasa (29/3/2022).

Dahlan Saniman, yang mewakili anggota DPRD Boltim lainnya membacakan surat pernyataan yang menindaklanjuti surat nomor 01/FraksiNato-DPRD/III/2022 tanggal 14 maret 2022, perihal pembentukan Fraksi Nasional Totabuan (NATO) yang ditujukan ke ketua DPRD Bolmong Timur.

“Maka kami yang bertanda tangan di bawah ini Hi. Sunarto Kadengkan Partai Perindo, Dahlan Saniman Partai Bulan Bintang, Reevy Lengkong Partai Gerindra, dengan ini menyatakan keluar dari rencana pembentukan fraksi Nasional Totabuan dan tetap bergabung kembali dengan fraksi awal, demikian surat pernyataan ini kami buat sebagaiman mestinya,” kata Dahlan Saniman, seperti dikutip dari media lokal setempat, Jumat (1/4/2022)

Usai membacakan surat pernyataan tersebut, disusul anggota DPRD dari PKS, Sutanti Ginoga yang melakukan interupsi dan menyampaikan penegasan dirinya untuk keluar dari Fraksi NATO dan kembali ke fraksi sebelumnya.

“Sesuai apa yang sudah disampaikan bapak Saniman, saya juga menyatakan akan keluar dari fraksi NATO, dan akan bergabung dengan Fraksi Restorasi, demikian terima kasih,” ujarnya.

Dengan mundurnya empat anggota DPRD Bolmong Timur dari Fraksi NATO, membuat Ketua Fraksi NATO, Argo Sumaiku merasa sedikit kecewa karena dinilai tidak konsisten, namun ia sangat menghormati keputusan tersebut.

Katanya, jika merujuk tata tertib DPRD, satu fraksi bisa terbentuk dengan tiga anggota DPRD, sehingga yang tersisa tiga anggota DPRD. Secara defacto fraksi NATO tetap masih ada, ucapnya.

Fraksi NATO itu ada, dan itu sesuai penyampaian ketua yang dipimpin pak Medy Lensun beberapa waktu lalu.

Kami fraksi NATO bukan menentang Pemerintah, kami hadir untuk mengawal program – program pemerintah dan aspirasi masyarakat,” sebutnya.

Dia juga menambahkan kalau pembentukan Fraksi NATO, untuk memberikan warna di DPRD Bolmong Timur, agar tidak monoton dan tidak bosan.


https://www.abadikini.com/2022/04/01/4-anggota-mundur-pembentukan-fraksi-nato-terancam-kandas/

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi