Atlet paralayang meninggal setelah terjatuh saat latihan

1 April 2022, 23:18

Semarang (ANTARA) – Atlet Paralayang Yazid Khairil Azis dilaporkan meninggal dunia akibat terjatuh saat berlatih di wilayah Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Jumat.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang Heru Subroto membenarkan peristiwa nahas yang menewaskan atlet yang sedang berlatih tersebut.

“Informasinya jatuh dari ketinggian sekitar 200 meter,” kata Heru.

Heru sendiri mengaku sempat hadir secara langsung dalam upacara pemakaman korban.

Baca juga: 46 atlet paralayang PON XX selesaikan babak keenam KTM
Baca juga: Kejurda paralayang: Tiga atlet Donggala sapu bersih kelas senior
Baca juga: 26 atlet berlaga di kejurda paralayang se-Sulteng

Sementara dari informasi yang dihimpun, peristiwa itu bermula ketika korban berlatih bersama dengan empat rekannya.

Kelimanya mengambil start di puncak Gunung Gajah, Desa Nogosaren, Getasan, Kabupaten Semarang.

Kelimanya berhasil lepas landas dari titik start tersebut dan berencana mendarat di Desa Muncul, Banyibiru, Kabupaten Semarang.

Saat akan sampai di titik pendaratan, korban yang lepas landas paling akhir diduga terjatuh dari paralayangnya.

Korban yang gagal mendarat terjatuh di atas rumah warga di Desa Gedong, Banyubiru, Kabupaten Semarang.

Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © ANTARA 2022


https://www.antaranews.com/berita/2796877/atlet-paralayang-meninggal-setelah-terjatuh-saat-latihan

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi