Inflasi Maret Capai 0,66 Persen, BPS: Migor Hingga Cabai Jadi Pemicu

1 April 2022, 12:44

JawaPos.com – Harga sejumlah komoditas pada Maret 2022 mengalami kenaikan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan pada Maret 2022 terjadi inflasi sebesar 0,66 persen secara bulanan (month to month) dengan 80 kota mengalami inflasi dan 2 kota deflasi.

Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan bahwa untuk inflasi tertinggi terjadi di Merauke sebesar 1,86 persen dan terendah di Kupang 0,09 persen. Deflasi terjadi di Tual sebesar -0,27 persen dan terendah Kendari -0,07 persen.

“Pada Maret 2022 terjadi inflasi sebesar 0,66 persen. Penyumbang inflasi di Maret berasal dari komoditas cabai merah, bahan bakar rumah tangga, emas atau perhiasan dan minyak goreng,” ungkap dia dalam telekonferensi pers, Jumat (1/4).

Kelompok makanan, minuman dan tembakau mengalami kenaikan sebesar 1,47 persen dan kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,17 persen. Lalu, pada kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,41 persen.

Berdasarkan data yang dipaparkan, maka tingkat inflasi tahun kalender sebesar 1,20 persen. Sementara inflasi tahun ke tahun atau Maret 2022 terhadap Maret 2021 sebesar 2,64 persen.

“Komponen inti pada Maret 2022 mengalami inflasi sebesar 0,30 persen. Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari–Maret) 2022 sebesar 1,03 persen dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (Maret 2022 terhadap Maret 2021) sebesar 2,37 persen,” tutup dia.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Saifan Zaking

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi