Kakak Adik dari Sidoarjo Curi Motor 11 Kali, Terakhir di Warkop Daerah Mojosari

2 April 2022, 9:13

Kakak Adik dari Sidoarjo Curi Motor 11 Kali, Terakhir di Warkop Daerah Mojosari

Mojokerto (beritajatim.com) – Anggota Unit Reskrim Polsek Mojosari, Polres Mojokerto mengamankan kakak dan adik asal Sidoarjo. Keduanya diamankan setelah terbukti melakukan aksi pencurian sepeda motor di sepeda motor Honda PCX warna merah nopol S 2263 NBF.

Kedua pelaku yakni, MM (16) dan Mochammad Rizki (22), adik kakak asal Prambon, Kabupaten Sidoarjo. Keduanya dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan (curat) dengan pidana penjara paling lama 7 tahun.

Kapolsek Mojosari, AKP Heru Purwandi mengatakan, kedua pelaku mencuri sepeda motor Honda PCX warna merah nopol S 2263 NBF yang diparkir di sebuah warung kopi yang terletak di Dusun Nambangan, Desa Ngimbangan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

“Aksi pencurian tersebut dilakukan pada, 22 Februari 2022 lalu. Korban WH (17) warga Desa Mojotamping, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto melaporkan, jika sepeda motor miliknya dicuri pada 19 Maret 2022 di sebuah warung kopi di Ngimbangan,” ungkapnya, Jumat (1/4/2022).

Masih kata Kapolsek, setelah mendapat laporan dari korban kemudian anggota dari Unit Reskrim Polsek Mojosari melakukan oleh Tempat Kejadian Perkata (TKP). Petugas juga memeriksa sejumlah saksi dan dilakukan penyelidikan dan didapat informasi terkait keberadaan pelaku.

“Tanggal 25 Maret 2022, anggota mendapatkan informasi jika sebuah rumah di Dusun Pulosari, Desa Prambon, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo dijadikan tempat untuk menyembunyikan sepeda motor milik korban. Sekira pukul 02.30 WIB, anggaran melakukan penggrebekan,” katanya.

Dari rumah tersebut, lanjut Kapolsek, ditemukan barang bukti berupa sepeda motor milik korban. Petugas melakukan penangkapan dan meninterogasi terhadap MM. Hasil hasil introgasi, pelaku MM mengaku mencuri aksi pencurian bersama dengan kakaknya bernama Mochammad Rizki.

“MM mengaku telah melakukan tindak pidana pencurian dengan kakaknya, Mochammad Rizki. Sekira pukul 04.00 WIB, Rizki pulang ke rumah dan dilakukan penangkapan. Pelaku mengakui perbuatannya dan dari hasil pemeriksaan, keduanya mengaku telah beraksi sebanyak 11 kali di wilayah Mojosari,” jelasnya.

Kapolsek menjelaskan, modus keduanya melakukan aksinya dengan cara mencari sasaran sepeda motor yang tidak terkunci setir. Para pelaku kemudian mendorong sepesa motor sasarannya dan memanggil tukang kunci untuk memfungsikan kembali sejumlah motor tersebut.

“Kedua mengaku melakukan aksi pencurian karena masalah ekonomi. Kedua pelaku harus menanggung hutang ayahnya yang sudah meninggal beberapa bulan lalu sehingga sertifikat rumah dibuat jaminan. Keduanya melanjutkan usaha ayahnya, yaitu, tengkulak bebek,” tuturnya.

Masih kata Kapolsek, sang adik masih berstatus pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan keduanya bukan residivis. Namun karena keduanya masih dibawah umur sehingga pihaknya akan melakukan tindakan sesuai sistem peradilan anak. [tin/but]


https://beritajatim.com/hukum-kriminal/kakak-adik-dari-sidoarjo-curi-motor-11-kali-terakhir-di-warkop-daerah-mojosari/

Tokoh

Partai

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi