Ketuanya Rangkap Jabatan di MUI, Jubir IDI: Wajar, Selama Tidak Rugikan Negara

1 April 2022, 14:33

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Ikatan Dokter Indonesia (IDI) baru saja memberikan respons atas rangkap jabatan Ketua Umum IDI Periode 2022-2025, dr Adib Khumaidi.

Selain itu, isu rekomendasi pemberhentian mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dari keanggotaan IDI juga masih viral di jejaring internet.

Juru Bicara PB IDI untuk Sosialisasi Hasil Muktamar IDI Ke-31 Beni Satria menyatakan olokan publik itu tak terlalu digubris. Ia menyebut, konsekuensi dari pejabat organisasi salah satunya adalah siap ‘dikuliti’ publik.

“Tadi kami sempat berdiskusi dengan Ketua Umum terkait tanggapan-tanggapan tadi beberapa tudingan dikaitkan dengan itu [kadrun]. Jadi dinamika organisasi ya, karena memang saat kami muncul ke publik tentu publik akan mencari latar belakang,” kata Beni.

Sejumlah warganet mengomentari Adib lantaran dirinya yang juga menjabat sebagai pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI). Lembaga Kesehatan MUI (LKMUI) melalui situs resminya hingga saat ini mencatut nama Adib sebagai Pelaksana Ketua MUI.

“Tanggapan Mas Adib hanya tersenyum, tertawa, dianggap wajar saja selama tidak merugikan negara. Dokter Adib tidak terlalu mempermasalahkan,” imbuh Beni.

Ketua Umum IDI Adib Khumaidi atau yang akrab disapa dokter Koko sebelumnya juga mencuitkan melalui akun Twitternya @dr_koko28 bahwa polemik rekomendasi pemberhentian Terawan menjadi konflik yang dibawa pada sebutan kaum ‘Cebong dan Kadrun’.

Untuk itu, Koko meminta agar audit dan mediasi antar pihak termasuk Ketua Umum IDI dilakukan terbuka saja sehingga dapat disaksikan publik.

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi