Luhut Sebut Indonesia Lambat Naikan Harga BBM Dibanding Negara Lain

1 April 2022, 19:47

AKURAT.CO, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Indonesia termasuk lambat menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dibandingkan negara lain.

“Tapi, saya ingin tekankan, seluruh dunia, kemarin paparan saya kepada Presiden, memang kita yang paling lambat menaikkan,” kata Luhut saat  meninjau Depo LRT Jabodebek di Jatimulya,Jumat (1/4/2022).

Ia menjesalkan bahwa kelangkaan minyak mentah dan nabati akibat dampak konflik Rusia dan Ukraina membuat harga BBM melonjak.

baca juga:

“Memang kelangkaan daripada crude oil karena perang Ukraina dengan Rusia, kemudian kelangkaan juga sekarang sun flower karena tidak ekspor dan impor dari Ukraina dan sanksi itu tadi punya masalah yang membuat ini bermasalah,” ujarnya.

Namun demikian Indonesia sendiri sampai saat ini mampu mengatasi dampak tersebut terlepas harus menaikan harga pertamax.

Selain itu pertamax juga harus naik karena dengan harga terdahulu kinerja keuangan pertamina bisa berdampak buruk.

kalau tidak (naikkan) harga asumsi crude oil 63 dollar AS di APBN, sekarang ini sudah 98 atau 100 dollar AS. Kalau ditahan terus, jebol nanti Pertamina. Jadi terpaksa kita harus lepas,” ujarnya.

Seperti diketahui, BBM non subsidi, Gasoline RON 92 (Pertamax) mulai tanggal 1 April 2022 mulai pukul 00:00 waktu setempat disesuaikan harganya menjadi Rp12.500 per liter (untuk daerah dengan besaran pajak bahan bakar kendaraan bermotor /PBBKB 5 persen), dari harga sebelumnya Rp9.000 per liter.

Pjs. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting mengungkapkan dalam menekan beban keuangan Pertamina, selain melakukan efisiensi ketat di seluruh lini operasi, penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) tidak terelakkan untuk dilakukan namun dengan tetap mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat. 


https://akurat.co/luhut-sebut-indonesia-lambat-naikan-harga-bbm-dibanding-negara-lain

Partai

Institusi

K / L

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Fasum

Transportasi