Pelapor Khawatir Kapten Vincent Hilangkan Barang Bukti, Ini Kata Polisi

2 April 2022, 15:53

Polisi Tangkap 2 Penjambret yang Diunggah Dokter Tirta di Instagram

Jakarta

Pelapor meminta polisi segera melakukan upaya hukum terhadap Kapten Vincent Raditya, yang dilaporkan atas dugaan penipuan binary option Oxtrade. Pelapor khawatir Kapten Vincent bakal menghilangkan barang bukti.

“Kita tidak menuduh, tapi kita mengantisipasi supaya tidak terjadi penghilangan barang bukti, penyamaran aset. Kita menghindari itu sebenarnya,” kata pengacara pelapor MMH, Finsensius Mendrofa, saat dihubungi wartawan, Sabtu (2/4/2022).

Berkaca dari kasus Indra Kenz yang sempat menghilangkan barang bukti, pihaknya khawatir Vincent Raditya melakukan hal serupa.

“Ini bukan menuduh ya kalau dia akan menghilangkan barang bukti. Tapi kita belajar dari kasus IK (Indra Kenz) kan kami yang melapor awal kasus binary option, sehingga kami paham betul,” tutur Finsensius.

Kapten Vincent Raditya dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada 28 Maret 2022. Korban merasa telah dirugikan hingga puluhan juta rupiah akibat Oxtrade, yang dipromosikan oleh Vincent Raditya.

Menurut Finsensius, kliennya telah diperiksa oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Sejumlah bukti pun telah diserahkan.

“Bukti sudah kita lampirkan ke penyidik. Satu mutasi rekening, terus bukti transaksi di akun Oxtrade, di grup Telegram,” katanya.

Laporan korban MMH ini telah diterima di Polda Metro Jaya. Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/1578/III/2022/SPKT Polda Metro Jaya, tanggal 28 Maret 2022.

Tanggapan Polisi

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan laporan tersebut. Zulpan menyebut penyidik harus memastikan kebenaran substansi yang dilaporkan korban sebelum melakukan upaya hukum berikutnya.

“Tentunya saat ini kita akan melakukan pendalaman dulu, benar nggak sih ada kebenaran laporan itu, unsur-unsur pidananya. Nanti kalau sudah terpenuhi, naik ke penyidikan,” kata Zulpan saat dihubungi, Sabtu (2/4/2022).

Penyidik, kata Zulpan, masih mempelajari tiap bukti yang telah diserahkan korban. Jika unsur pidana telah ditemukan, Zulpan mengatakan pihaknya bakal segera berkoordinasi dengan instansi lain, termasuk PPATK.

“Kalau sudah penyidikan, kita akan kerja sama dengan instansi terkait. Karena ini menyangkut investasi, kita akan melibatkan seperti PPATK dan bank kalau nanti diperlukan,” ujar Zulpan.

Terkait kekhawatiran pelapor bahwa Vincent akan menghilangkan barang bukti, Zulpan mengatakan penyidik belum memiliki wewenang dalam melakukan penyitaan aset kepada Kapten Vincent mengingat statusnya masih sebagai terlapor.

“Untuk penyelidikan secepatnya kita akan cepat akan kita lakukan. Tapi kalau menyita aset, kan belum ada unsur pidana terpenuhi,” katanya.

detikcom telah menghubungi Vincent Raditya secara berkala untuk meminta tanggapannya. Namun hingga berita ini dimuat, belum ada jawaban dari Vincent Raditya.

(ygs/mei)


https://news.detik.com/berita/d-6013109/pelapor-khawatir-kapten-vincent-hilangkan-barang-bukti-ini-kata-polisi

Media

Partai

Institusi

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi