Perbedaan Awal Ramadan Sering Terjadi

2 April 2022, 15:38

Harianjogja.com, JAKARTA-Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan perbedaan awal Ramadan di Indonesia sudah pernah terjadi. Dia meminta jangan ada yang mempertentangkannya dan sebaliknya saling menghormati.

“Saya mengimbau kepada umat Islam untuk tidak mempertentangkan perbedaan awal Ramadhan 1443 H. Saya mengharapkan kepada umat Islam untuk bisa menerima perbedaan awal Ramadhan ini dengan sikap bijak, penuh toleran, saling menghargai dan menghormati,” ujar Zainut, Sabtu (2/4/2022).

Kementerian Agama menetapkan 1 Ramadhan pada Minggu, 3 April 2022. Sedangkan Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan pada Sabtu, 2 April 2022.

Perbedaan awal Ramadhan, kata Zainut, mesti dijadikan sebagai proses pendewasaan dalam menerima perbedaan.

Baca juga: Sah! PBNU Tetapkan Awal Puasa Ramadan Pada Minggu 3 April 2022

“Saya mengharapkan umat Islam untuk tidak menjadikan hal ini sebagai polemik, tetapi justru menjadikannya sebagai proses pendewasaan diri dalam menerima perbedaan pendapat yang dilandasi dengan rahmat dan persaudaraan,” tutur Zainut.

Zainut mengatakan perbedaan penetapan awal Ramadhan sudah sering terjadi dan dia yakin hal itu tidak akan mengganggu harmoni kehidupan bersama.

“Saya mengajak seluruh umat Islam untuk mengisi bulan Ramadhan dengan ibadah dan amal perbuatan yang dapat meningkatkan ketakwaan dan kesalehan, baik kesalehan pribadi maupun kesalehan sosial,” katanya.

Sumber : suara.com


https://news.harianjogja.com/read/2022/04/02/500/1098384/perbedaan-awal-ramadan-sering-terjadi

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi