Perselisihan Tanah di Kabupaten Bogor, Pemilik Asli malah Digugat di PTUN

1 April 2022, 12:49

Perselisihan Jual beli tanah terpaksa harus dibawa ke meja hijau dikarenakan adanya dugaan penyerobotan hak kepemilikan tanah. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Perselisihan Jual beli tanah di Jalan Sindang Subur RT 01, RW 015, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, terpaksa harus dibawa ke meja hijau dikarenakan adanya dugaan penyerobotan hak kepemilikan tanah yang dimiliki boleh Syaiful Bachir.

Syaiful Bachir telah membeli sebidang tanah pada 20 Desember 2021 lalu dari Terry Kassen Tanizar dengan luas sebesar 4.855 meter persegi bahkan telah menjadi Sertifikat Hak Milik no. 959 /desa Tugu selatan.

Pada saat itu, Sertifikat Hak Milik tersebut pun dibaliknamakan atas nama Putri Syaiful yang bernama Nadya Adilla Putri. Sehingga, kepemilikan Sertifikat tersebut menjadi peningkatan Hak dari tanah milik adat Girik letter C kohir no 2215.

Akan tetapi, pada tanggal 17 Juli 2021, datang serombongan Organisasi Masyarakat (Ormas) yang mengeklaim bahwa tanah tersebut milik Djedjen Teteng.

Mereka membawa bukti kepemilikan berupa Draft Akta Jual beli yang, menurut Syaiful Bachir, tidak bernomor dan tidak bertanggal serta belum terdaftar di kantor Desa Tugu Selatan maupun di kantor Kecamatan.

Baca Juga: Persipura Jayapura Degradasi, Persib Bandung Menyesal Tak Kalahkan Barito Putera

Tetapi, ada tandatangan mantan kades, H. Arifin Azis yang sudah lama tak menjabat sejak 1994-2021. Pun ada tanda tangan pihak penjual H. Munajat Kurtubi dan pembeli Teteng Djedjen.

Alhasil, dengan adanya penyerobotan tanah itu, Syaiful langsung melaporkan hal tersebut kepada Polres Bogor hingga pihak kepolisian menindaklanjuti laporan tersebut.

“Saya langsung laporkan ke Polres Bogor hingga ditindaklanjuti. Tapi, pada 5 Februari 2022 datang surat panggilan dari PTUN Bandung tentang peradilan tata usaha negara (PTUN) yang memanggil Nadya Adilla Putri terkait pihak ketiga dengan penggugat Djedjen Teteng melawan Kepala Kantor Pertanahan Bogor,” ucapnya di Bandung pada Kamis, 31 Maret 2022.


https://www.ayobandung.com/umum/pr-793104365/perselisihan-tanah-di-kabupaten-bogor-pemilik-asli-malah-digugat-di-ptun

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi