Pertamax Naik Rp12.500 per Liter, Antrean Pembeli Pertalite Mengular

1 April 2022, 12:56

Harga resmi Pertamax naik menjadi Rp12.500 per liter mulai 1 April 2022 pukul 00:00 WIB. Situasi ini membuat pembeli pertalite membludak. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
Berdasarkan pantauan Ayobandung.com di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta dini hari tadi, antrian panjang kendaraan yang hendak membeli Pertalite tampak mengular. 

 

Saat Pertamax resmi diumumkan naik, stok Pertalite di SPBU tersebut sudah kosong sejak 30 menit sebelumya seperti diinformasikan oleh operator melalui pengeras suara. 

 

 

Salah satu pengendara yang mengantri, Dindin (30) mengaku cukup kesulitan mendapatkan bahan bakar jenis Pertalite terutama pada sore hari ketika ia pulang bekerja. 

 

“Udah beberapa hari agak sulit dapet Pertalite, apalagi kalau pulang kerja biasanya malah kosong. Mau diisi Pertamax juga ga cocok motor jadul juga soalnya. Apalagi sekarang resmi naik Pertamax, makin sulit geura dapet Pertalite,” ujar Dindin, Jumat, 1 April 2022.

 

Disinggung kenaikkan harga BBM jenis Pertamax, Dindin mengaku bahwa dirinya sangat keberatan dengan kebijakan tersebut.

 

Pasalnya, kenaikkan BBM akan turut menaikkan harga kebutuhan dasar, terutama dalam kondisi pandemi yang belum berakhir. 

 

Kepala Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah mengaku kelangkaan BBM jenis Pertalite ini memang sudah berlangsung selama dua hari kebelakang. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)

 

“Kalau menurut saya adanya kenaikan ini memberatkan, apa lagi kan ini masih Pandemi, masyarakat juga masih butuh banyak bantuan terutama yang di bawah (Masyarakat berpenghasilan rendah),” lanjutnya. 

 

Bahkan, jelas pria berprofesi ojek Online ini mengaku dengan kenaikkan BBM Pertamax dirinya harus berkeliling secara ekstra agar bisa menemukan SPBU yang masih menyediakan Pertalite

 

“Barusan saja, 2 motor dibelakang saya ga kebagian Pertalite karena habis. Kalau ke depannya mau narik saya harus riweuh cari Pertalite, semoga tetap ada ya,” imbuhnya. 

 

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah mengaku kelangkaan BBM jenis Pertalite ini memang sudah berlangsung selama dua hari kebelakang.

 

Akan tetapi, Elly mengukapkan per hari ini beberapa SPBU di Kota Bandung sudah ada yang menjual kembali BBM jenis Pertalite.

 

Pertalite memang sudah dua hari menghilang di Kota Bandung. Tapi infonya mulai hari ini (Kamis, 31 Maret 2022), itu sudah mulai ada lagi, ada SPBU yang menjual Pertalite lagi,” ucapnya saat ditemui di Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Kamis, 31 Maret 2022.

 

Elly menjelaskan, kelangkaan Pertalite dalam beberapa hari ke belakang terjadi akibat tanki pengangkut BBM terkendala lalu lintas yang padat menjelang munggahan Ramadan. 

 

“Ketersediaan (Pertalite) aman, kok. Hanya informasi yang saya terima, hambatan atau kendalanya itu bukan pada stok melainkan kendaraan pengangkutnya yang terkena macet ya wajar mau munggahan,” ujarnya.

 

 

 

“Intinya kami akan terus koordinasi dengan Pertamina, supaya kebutuhan apalagi sekarang menjelang ramadan, warga lebih membutuhkan sehingga harus dipasok sebanyak mungkin, sehingga warga tidak sulit mengakses,” tandasnya. [*]

 


https://www.ayobandung.com/bandung-raya/pr-793105930/pertamax-naik-rp12500-per-liter-antrean-pembeli-pertalite-mengular

Partai

Institusi

K / L

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi