Presiden Jokowi: 79 Juta Orang Ingin Mudik Lebaran, Penanganan Harus Hati-hati

1 April 2022, 12:52

Jakarta, Gatra.com – Presiden Joko Widodo mengatakan masyarakat yang ingin mudik kemudian berwisata tidak dipermasalahkan. Namun yang paling penting menurutnya jangan lupa untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Utamanya memakai masker dan yang kedua sudah harus vaksin lengkap ditambah vaksin penguat booster karena ini untuk melindungi kita semuanya untuk menjaga kita semuanya,” kata Presiden dalam kunjungannya di Candi Borobudur yang ditayangkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (30/3).

Presiden mengungkapkan antusiasme masyarakat yang ingin melakukan mudik lebaran tahun ini sangat besar jumlahnya. Di mana dari data terkahir yang presiden terima, masyarakat yang ingin mudik itu kurang lebih 79 juta orang.

“Ini bukan jumlah yang sedikit jangan dibandingkan nanti dengan acara-acara yang lain. Misalnya MotoGP yang 60.000 nggak bisa 60.000 dibandingkan dengan 79 juta. Sehingga penanganan harus hati-hati, vaksin harus lengkap harus sudah dikerjakan kemudian boosternya terus dikejar,” jelas Presiden Jokowi.

Saat kunjungannya di Candi Borobudur, prsdein meninjau hasil perbaikan dalam dua tahun ini memang dilakukan perbaikan besar. Baik jalan-jalan disekitar Borobudur yang diperlebar kemudian juga didalam Borobudurnya sendiri untuk masuk ke arah candi juga dipercantik.

“Apapun ini adalah salah satu dari destinasi wisata prioritas yang ingin kita perbaiki. Yang paling penting juga adanya event-event seni budaya yang rutin, seni pertunjukan yang rutin yang terus digelar di lokasi-lokasi destinasi wisata kita. Termasuk didalamnya Borobudur harus terus dilakukan sehingga menarik lebih banyak lagi wisatawan untuk datang ke Indonesia,” terang Jokowi.

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Fasum

Transportasi