Teori Multiverse atau Dunia Paralel Seperti Film Doctor Strange, Apakah Benar Ada?

14 May 2022, 13:19

Ilustrasi Multiverse atau dunia paralel (gambar: scientificamerican.com)

Jabarekspres.com- Para penggemar film khususnya film dengan genre fiksi ilmiah tentu tahu akan istilah ‘multiverse’ atau dunia paralel. Contohnya dalam film Marvel Dr. Strange. Lantas apakah Multiverse itu hanya ada dalam film? Ternyata teori tentang Multiverse benar-benar diteliti oleh para ilmuan berikut penjelasannya.

Dunia pararel atau Multiverse merupakan ide dalam fisika yang mendukung konsep keberadaan banyak alam semesta.

Ternyata dunia paralel bukanlah hanya sebatas cerita dalam dongeng atau film saja. Para ilmuan pernah mengajukan beberapa gagasan tentang dunia paralel.

Meskipun gagasan tentang adanya dunia paralel merupakan sesuatu yang sangat mustahil untuk diteliti. Namun banyak peneliti yang berkesimpulan bahwa dunia paralel atau multiverse mungkin saja ada.

Berikut merupakan beberapa gagasan atau teori tentang dunia paralel atau multiverse yang dilansir dari laman IDNTIMES.

  1. Bubble universe

Teori yang pertama adalah teori yang disebut dengan teori bubble universe. Secara sederhana, teori ini merupakan gabungan antara relativitas umum milik Albert Einstein dengan mekanika kuantum.

Teori string inilah yang menjadi landasan berpikir bagi teori segala sesuatu yang pernah dicetuskan oleh Stephen Hawking.

Dalam bubble universe, alam semesta dianggap banyak dan berkelompok. Keberadaannya juga terdapat di dalam balon-balon layaknya gelembung yang menampung triliunan galaksi.

  1. Mathematical universe

Teori selanjutnya adalah teori yang lebih rumit dari teori Bubble Universe.  Secara sederhana, gagasan rumit ini berisi tentang pandangan yang menyatakan bahwa penghitungan matematika bisa berubah tergantung di alam semesta mana angka tersebut dihitung.

Dilansir laman sains Space, konsep ‘gila’ ini ditemukan oleh Max Tegmark, seorang ilmuwan matematika dan fisika dari Institut Teknologi Massachusetts.

Adanya gagasan bahwa alam semesta ini tidak berdiri secara tunggal, membuat ia melakukan banyak studi.

Studi tersebut menghasilkan sebuah gagasan, bahwa angka dalam matematika hanyalah sebuah kepastian yang berlaku di alam semesta kita saja, bukan di alam semesta lainnya.

Ia juga berpendapat bahwa entah di suatu tempat di luar jangkauan manusia, ada sebuah dimensi alam semesta yang sama dengan alam semesta kita, namun berbeda secara hitungan matematis.

Ia sangat percaya dengan keberadaan multiverse atau dunia paralel, meskipun masih mustahil untuk dibuktikan saat ini.

  1. Infinite universe

Menurut teori ini seseorang bisa melihat dirinya sendiri di zona dimensi yang berbeda.Keberadaan alam semesta ini pun demikian.

Keberadaannya dianggap tidak terbatas jumlahnya dan itu berlaku dalam waktu yang terus menerus secara konstan.

Namun, gagasan atau hipotesis ini juga sudah sering dipatahkan oleh pandangan ilmuwan lainnya. Dilansir Astronomy, menurut pengukuran yang dilakukan oleh banyak ilmuwan di dunia, ditemukan fakta bahwa alam semesta bukanlah zona tanpa batas.

Meskipun sangat amat luas, namun alam semesta dianggap masih terbatas dan tidak abadi.

  1. Daughter universe

Dalam teori ini menyebutkan bahwa, terdapat banyak alam semesta atau alam semesta yang jamak.

Teori ini juga menyebukan bahwa ada manusia selain kita di dimensi yang berbeda.

Mulanya hipotesis ini dikemukakan oleh ilmuwan bernama Hugh Everett pada 1950-an. Dalam pandangannya, alam semesta yang terbentuk sekitar 13,8 miliar tahun lalu ini memiliki banyak salinan.

Nyatanya, gagasan dari Everett ini juga sulit dibantah. Sudah beberapa dekade ini masih belum ada yang mematahkan gagasan yang dianggap ‘absurd’ tersebut.

Stephen Hawking juga justru menyiratkan bahwa alam semesta kita ini memang jamak atau banyak.

Itu sebabnya, Hawking merumuskan teori segala sesuatu, yakni sebuah teori yang dianggap paling rumit di dunia karena akan bersinggungan dengan dunia paralel.

  1. Parallel universe

Parallel universe merupakan sebuah pemahaman yang menyatakan, bahwa alam semesta itu memiliki jumlah lebih dari satu. Entah itu jamak atau pun tidak terbatas.

Dilansir Scientific American, dalam lamannya menulis bahwa teori ini bisa saja benar jika alam semesta mampu melahirkan gelembung lain yang menyebabkan kemunculan alam semesta di dimensi lain.

Tapi, kalau ini benar, maka teori ini akan sejalan dengan teori inflasi. Parallel universe menganggap bahwa alam semesta itu abadi dan terus mengembang tanpa batasan waktu.

Jika memang alam semesta itu abadi, maka dimungkinkan kelahiran-kelahiran gelembung alam semesta yang baru.

Itulah beberapa gagasan tentang dunia paralel atau multiverse yang digagas oleh para ilmuan. Lantas bagaimana menurutmu, apakah dunia paralel benar-benar ada?


https://jabarekspres.com/berita/2022/05/14/teori-multiverse-atau-dunia-paralel-seperti-film-doctor-strange-apakah-benar-ada/

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi