Wahid Foundation Fasilitasi Konten Kreator Gaungkan Narasi Toleransi

2 April 2022, 9:36

Kiri ke kanan: Habib Husein Ja’far (Tokoh Agama, Influencer, Content Creator), Yenny Wahid (Direktur Wahid Foundation), Andhika Chrisnayudhanto (Deputi Kerja Sama Internasional Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), di acara movie screening dan diskusi film pendek Salam campaign, di The Club Djakarta Theater, Jumat, 1 April 2022.

Jakarta, Beritasatu.com – Wahid Foundation berkolaborasi bersama Google/YouTube dan UNDP terus mengampanyekan nilai-nilai Islam moderat di tengah keberagaman bangsa. Melalui kampanye Salam Forum, 10 kreator konten akan difasilitasi untuk menebarkan toleransi dan perdamaian melalui platform digital.

Direktur Wahid Foundation, Yenny Wahid menjelaskan, Wahid Foundation sebagai organisasi masyarakat sipil berusaha melakukan upaya kontra narasi dengan menggagas langkah konkret dalam menyebarkan toleransi dan perdamaian dengan menonjolkan praktik-praktik baik di masyarakat.

Menurut Yenny, kampanye yang bernama Salam Forum merupakan kolaborasi Wahid Foundation bersama Google/YouTube dan UNDP dengan mendukung 10 kreator konten dari kalangan tokoh, agama, media moderat dan aktivis perempuan, sebagai bentuk komitmen dalam mendukung peningkatan kemampuan para creators dalam menyebarkan pesan-pesan damai di ruang digital.

“Kami menyediakan program fellowshipberbentuk mentoring dan pendanaan awal dalam produksi video kampanye untuk perdamaian. Nantinya, video hasil kolaborasi dengan 10 kreator konten ini akan dapat di akses melalui kanal Youtube oleh masyarakat di seluruh Indonesia,” kata Yenny Wahid, di acara movie screening Salam Campaign, di Djakarta Theater, Jumat (1/4/2022).

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD menyambut baik dan memberikan apresiasi atas inisiatif dan upaya bersama yang telah dilakukan oleh Wahid Foundation, Google/YouTube Indonesia, dan UNDP dalam membangun kapasitas cendekiawan Islam moderat yang mampu menyebarkan pesan-pesan damai pada masyarakat Indonesia.

“Pemerintah memerlukan kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak dalam menangani dan mengelola narasi negatif, informasi hoax, dan konten-konten ekstrimisme kekerasan lainnya di ruang digital,” ungkap Mahfud MD.

Mahfud menambahkan, ketersediaan saluran informasi yang timbul akibat perkembangan teknologi dan informasi telah merevolusi cara kita berkomunikasi dan cara masyarakat memperoleh sumber-sumber berita.

“Ruang digital telah menjadi sumber informasi bagi masyarakat yang pada kenyataannya kerap mengabaikan etika publik bahkan tidak jarang menjadi ruang penyebaran secara luas informasi hoax dan berbagai konten negatif lainnya,” tegasnya.

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


https://www.beritasatu.com/nasional/910879/wahid-foundation-fasilitasi-konten-kreator-gaungkan-narasi-toleransi

Partai

Institusi

K / L

BUMN

NGO

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Fasum

Transportasi