Warga Rusun City Garden Tunggu Respons Ombudsman soal Krisis Air

1 April 2022, 14:25

Rusunami City Garden, Cengkareng, Jakarta Barat, 19 Januari 2022. (Marteen Ronaldo Pakpahan/detikcom)

Jakarta

Penghuni Rumah Susun Milik City Garden melaporkan PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman ke Ombudsman RI (ORI) Perwakilan Jakarta Raya. Warga menantikan jawaban Ombudsman.

“Dalam waktu 14 hari mereka akan memberikan kabar,” kata pengacara publik LBH Jakarta yang mengadvokasi warga Rusun City Garden, Charlie Albajili, kepada wartawan, Kamis (31/3/2022).

Dia meminta laporannya soal dugaan maladministrasi terkait krisis air bersih dan izin pengelolaan rusun segera ditindaklanjuti. Menurutnya, penghuni City Garden harus mendapat kejelasan terkait dua hal tersebut.

“Karena ini sifatnya urgen, warga dikejar waktu setiap hari membutuhkan air. Kita sih minta ini segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Dia menyebut, sebagai tindak lanjut atas laporannya, Ombudsman seharusnya memanggil PT Palyja dan Pemprov DKI. Dari pertemuan itu nantinya, dia berharap, permasalahan warga City Garden segera rampung.

“Sebenarnya yang bisa dilakukan ya memanggil pihak-pihak yang dilaporkan itu, yang pasti pertama dari Palyja ya, khususnya PAM Jaya, sebenarnya agar supaya apa? Agar segera membantu warga melakukan pemasangan air bersih. Dan Pemprov untuk apa? Untuk segera kemudian bisa melakukan upaya yang diperlukan untuk memastikan pengelola ini memberikan pengelolaannya kepada warga,” paparnya.

Kemudian, dia mengatakan pihaknya bakal kembali menyurati Ombudsman jika dalam waktu dua pekan ke depan, tidak ada jawaban sebagai hasil tindak lanjut dari Ombudsman.

“Ombudsman sudah menerima laporan ini dan akan menindaklanjuti. Yang dijanjikan hanya itu sesuai kewenangan Ombudsman, ya,” ujarnya.

“Kita akan menyurati Ombudsman ya untuk memastikan,” tambahnya.

Diketahui, Rusun City Garden sudah mengalami krisis air bersih selama 12 tahun. Awalnya, mereka dijanjikan oleh pengembang instalasi PDAM. Selanjutnya, mereka difasilitasi air dari water treatment plant (WTP). Mereka mengeluhkan air yang tersedia tidak bersih dan mereka juga mengeluhkan sakit kulit. Kini mereka kesulitan air dan membeli layanan air tangki secara swadaya.

(dnu/dnu)


https://news.detik.com/berita/d-6011542/warga-rusun-city-garden-tunggu-respons-ombudsman-soal-krisis-air

Media

Tokoh

Partai

Institusi

K / L

BUMN

Organisasi

Perusahaan

Kab/Kota

Provinsi

Negara

Topik

Kasus

Agama

Brand

Club Sports

Event

Grup Musik

Hewan

Tanaman

Produk

Statement

Fasum

Transportasi